Restorative Justice, Kasus Laka Lantas di Blitar Sebabkan Korban Meninggal Dihentikan

- Jumat, 27 Januari 2023 | 09:39 WIB
Satlantas Polres Blitar Kota memediasi kedua belah pihak (foto ist)
Satlantas Polres Blitar Kota memediasi kedua belah pihak (foto ist)

Blitar CAKRAWALA.CO - Polres Blitar Kota menggelar penyelesaian kasus laka lantas di Jalan Umum Desa Gledug Sanankulon Kabupaten Blitar lewat Restorative Justice, bertempat di ruang K3I Mapolres Blitar Kota, Kamis (26/1/2023) sore.

Penyelesaian kasus laka kerja itu dihadiri Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Mulya Sugiharto, Kanit Laka Ipda Prabowo, perwakilan fungsi Siwas dan Provost, kedua belah pihak yaitu pelaku pengendara roda 2 atas nama Nur Ali (60) dan keluarga korban serta para saksi-saksi di lokasi kejadian.

Kasus laka kerja ini berawal pada Selasa (6/12/2022) sekira jam 18.00 WIB. Semula sepeda motor Honda Vario Nopol AG 4532 QF yang dikendarai oleh Nurali melaju dari arah Timur ke Barat saat memasuki jalan umum Desa Gledug terjadi benturan dengan tangga yang dinaiki oleh Sujiani Mustofa yang sedang memperbaiki lampu penerangan jalan. Korban pun jatuh sehingga mengakibatkan luka di kepala Sujiani Mustofa dan meninggal dunia.

Baca Juga: Barongsai dan Liong Poo An Kiong Akan Hibur Masyarakat Kota Blitar, Simak Tanggal dan Rutenya

Baca Juga: Bukan Bu Risma Tapi Eri Cahyadi yang Didoakan Jadi Gubernur Jatim

Baca Juga: Sembunyi di Kontainer Saat Main Petak Umpet, Bocah Banglades Muncul di Negara Lain

Faktor yang mempengaruhi laka lantas tersebut diduga pengendara sepeda motor Honda Vario Nopol AG 4532 QF ketika berkendara kurang konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan lalulintas.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono melalui Kasat Lantas AKP Mulya Sugiharto menerangkan, pihak kepolisian menjadi mediator dalam kasus laka lantas itu.

"Selaku penyidik kami menerima permohonan untuk dilakukan Restorative Justice, dari kedua belah pihak, baik dari korban maupun pelaku yaitu pengendara roda 2 untuk menyelesaikan sebuah perkara yang mana proses pemidanaanya diubah menjadi mediasi. Hasil dari mediasi tersebut diperoleh kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara Restorative Justice," kata AKP Mulya Sugiharto.

Dalam kesempatan ini, pihak Nurali selaku pengendara roda 2 (pelaku) memberikan santunan kepada pihak korban dan juga akan membiayai anak korban sampai jenjang SMA. Dengan telah disepakatinya keadilan restoratif, kasus laka lantas ini telah dihentikan. (ek)

Editor: Eko Setiawan

Tags

Terkini

X