Jumat Curhat Kapolres Trenggalek Dorong Pengembangan Wisata Lokal di Fish Garden

- Jumat, 20 Januari 2023 | 11:43 WIB
Jumat Curhat Bersama Kepala Desa dan tokoh masyarakat se Kecamatan Gandusari (ag/cakrawala.co)
Jumat Curhat Bersama Kepala Desa dan tokoh masyarakat se Kecamatan Gandusari (ag/cakrawala.co)

Trenggalek, CAKRAWALA.CO -  Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Trenggalek AKBP Alith Alarino, menyimpan perhatian khusus terhadap Pariwisata di Kota kripik tempe.

Desa Widoro Kecamatan Gandusari dengan Pariwisata Fish Garden yang merupakan wisata rintisan yang dikelola oleh Masyarakat setempat.

Bertepatan dengan agenda 'Jumat Curhat' dengan Kepala Desa dan tokoh Masyarakat se Kecamatan Gandusari. AKBP Alith Alarino didampingi sejumlah pejabat utama mengunjungi Pariwisata Fish Garden yang berada tepatnya di Desa Widoro Kecamatan Gandusari. Jumat (20/01/2023).

Baca Juga: Polres Trenggalek Tampung Aspirasi Masyarakat Lewat Jumat Curhat

Tak sekadar berkunjung, AKBP Alith turut melepaskan sedikitnya seribu benih ikan nila di salah satu kolam Fish Garden yang merupakan wisata rintisan yang dikelola oleh Masyarakat desa Widoro.

Kapolres Trenggalek menyatakan sangat mendukung dan mendorong agar fish garden ini kedepannya bisa menjadi wisata otentik dan menjadi alternatif bagi penghobi wisata di Kabupaten Trenggalek bahkan luar kota.

Kapolres Trenggalek melepaskan benih ikan nila di kolam Fish Garden
Kapolres Trenggalek melepaskan benih ikan nila di kolam Fish Garden (ag/cakrawala.co)

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Alith mengatakan Jumat Curhat merupakan program dari Kapolri yang bertujuan untuk mendekatkan antara Polri dengan masyarakat, mendengar semua keluh kesah dan membahas segala permasalahan yang terjadi di tengah Masyarakat khususnya Kecamatan Gandusari.

“Dengan bertemu dan berdialog secara langsung seperti ini, kita bisa mengetahui dan memahami tentang permasalahan riil yang ada di masyarakat. Kita diskusikan dan cari solusinya bersama-sama.” Ujar AKBP Alith.

Sejumlah kepala desa yang hadir pun benar-benar memanfaatkan acara ini dengan mengungkapkan beberapa permasalahan seperti maraknya pencurian hingga gesekan antar perguruan pencak silat yang memang kerap terjadi di beberapa tempat. Selain itu kepala desa juga meminta agar Bhabinkamtibmas bisa lebih banyak waktu sehingga lebih mudah koordinasi dan kolaborasi di desa binaan.

Baca Juga: Rilis Akhir Tahun 2022, Polres Trenggalek Mencatat Tren Kecelakaan Lalu Lintas Naik

“Untuk kasus yang masuk kategori kecil, bisa diselesaikan di tingkat desa dengan melibatkan tiga pilar. Nanti kita dorong Bhabinkamtibmas agar bisa lebih aktif lagi di desa binaan.” Imbuhnya.

Terkait dengan keresahan pencak silat, pihaknya berharap para tokoh Masyarakat turut berperan aktif bersama-sama petugas kepolisian menghimbau para pendekar yang ada di wilayahnya agar menjaga kerukunan, kedamaian dan kesejukan serta bersama-sama menjaga Kamtibmas yang kondusif.

“Dengan sinergitas yang kuat, saya yakin dan percaya Kamtibmas yang kondusif bisa terwujud.” Pungkasnya.(ag).

Halaman:

Editor: Agus Rianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X