• Minggu, 5 Februari 2023

Gentho Si Tama Trenggalek Raih Penghargaan Top 30 Kovablik Jatim

- Rabu, 7 Desember 2022 | 20:13 WIB
Inovasi  Gentong Organik Aktualisasi Petani Maju (Cakrawala.co/ag)
Inovasi Gentong Organik Aktualisasi Petani Maju (Cakrawala.co/ag)

TRENGGALEK, CAKRAWALA.CO - Hasil inovasi pengolahan  isi perut Kambing (Rumen) Dengan Limbah Sekitar untuk pupuk dan pestisida organik akhirnya meraih 30 Top Kompetisi Inovasi Publik (Kovablik) Jawa Timur.

Inovasi ini diberi nama Gentong Organik Aktualisasi Petani Maju (Gentho Si Tama).

Terpilih meraih Top 30, karena Gentho Si Tama ini dianggap menjawab permasalahan petani selama ini (pupuk dan pestisida mahal). Dengan produksi sendiri, sarana produksi menjadi  petani  menjadi murah. Selain itu, karena organik diyakini kesuburan tanah membaik dan hasil produksi menjadi lebih sehat.

Baca Juga: Reformasi Perpajakan untuk Kemandirian APBN

Penghargaan untuk Kabupaten Trenggalek itu diberikan langsung oleh Menteri PAN RB, M. Azwar Anas kepada Wakil Trenggalek">Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara di Alun-alun Kireksogati Kabupaten Madiun, Rabu (7/12). Turut mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Menerima penghargaan ini, Wakil Trenggalek">Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara mengungkapkan terima kasih kepada dinas Pertanian dan pangan karena inovasinya bisa membawa Trenggalek mendapat Top 30 Kompetisi Inovasi Publik Jawa Timur.

"Semoga ini bisa dipertahankan dan di ikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah yang lain. Inovasi-inovasi yang dilakukan agar bisa diakui dan membawa manfaat khususnya untuk masyarakat Trenggalek," kata Wakil Trenggalek">Bupati Trenggalek.

Baca Juga: Menjelang Nataru Harga Komoditas Pangan Di Trenggalek Mulai Merangkak Naik

Salah satu perwakilan Kepala Bidang di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Imam Nurhadi menerangkan inovasi Gentho Si Tama ini merupakan proses fermentasi rumen kambing yang tujuannya menjawab harapan petani terhadap asa petani atas pupuk dan pestisida yang semakin mahal. Selain itu juga bertujuan mengembalikan kesuburan tanah.

"Kita memanfaatkan isi perut kambing yang diempatkan dalam wadah gentong untuk kita fermentasi dengan limbah disekitar kita utamanya limbah organik untuk dijadi Pupuk Organik Cair (POC)," ujarnya.

Halaman:

Editor: Agus Rianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerindra "Murkah" Akan Perkarakan Satpol PP Sidoarjo

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:05 WIB
X