Bumdes Kedungturi Peduli Lingkungan Sepakat Kampanye Pengurangan Kantong Plastik

- Rabu, 7 Desember 2022 | 08:01 WIB
Kerjasama peduli lingkungan (foto : ist)
Kerjasama peduli lingkungan (foto : ist)

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO - Sebagai upaya untuk mengurangi penggunaan kantong belanja berbahan dasar plastik yakni tas krsek, sebuah lembaga Non Government Organization International yakni Bye Bye plastic bags dari Bali hari ini bersepakat untuk melakukan kerjasama dengan Bumdes Surya Sejahtera Desa Kedungturi, Kecamatan Taman.

Penandatanganan tersebut dilakukan hari Senin (6/12/2022) di pendopo desa kedungturi yang di lakukan oleh Zainul Milahi sebagai Ketua Bumdes dan Bapak Eko Riyanto sebagai pimpinan dari Bye bye plastic Bali, turut menyaksikan penanda tanganan tersebut adalah Camat Taman Bapak M. Makhmud SH. MM dan Kepala Desa Kedungturi Bapak Arifin.

Dalam sambutannya, kepala desa Kedungturi Arifin menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Karna kerjasama ini lebih mengutamakan pemberdayaan bagi para Ibi-Ibu yang mempunyai keterampilan menjahit untuk dapat terus memproduksi karyanya sehingga tentunya ini dapat menambah tingkat kesejahteraan bagi mereka.

Sedangkan Bapak Camat taman sangat mengapresiasi adanya kerjasama ini “apa yang telah dilakukan oleh Bumdes Kedungturi ini, adalah yang pertama di sidoarjo, upaya kerjasama untuk mengurangi sampah plastik/tas kresek yang juga di padu dengan pemberdayaan bagi para ibu ibu adalah hal baru dan sangat layak untuk menjadi pilot project bagi pengembangan bumdes di sidoarjo,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DPRD dan Komisi D Perjuangkan Warga Desa Pranti Korban Kecelakaan Kerja yang Dicampakkan Perusahaan

Pada kesempatan itu, banyak hal baru yang disampaikan oleh Bapak Eko Riyanto sebagai pimpinan di Bye Bye Plastic Bali. Salah satunya adalah bahwa gerakan ini sudah menjadi gerakan international yang bertujuan pokok adalah mengurangi ketergantingan penggunaan kantong belanja kresek.

Dan untuk mendukung gerakan tersebut, maka harus tersedia kantong belanja yang ramah lingkungan dan dapat digunakan secara berulang ulang. Dan penyediaan kantong belanja inilah yang kemudian menjadi project pemberdayaan bagi para Ibu - Ibu.

Yang menarik lagi adalah bahwa, bahan bahan pembuatan kantong belanja ini adalah dari bahan bahan sisa properti layak pakai dari banyak hotel dan restoran besar yang kemudian di desain ulang untuk jadi produk tas belanja yang menarik dan goodloking sehingga model pemasannya pun dengan menitipkan baramg barang tersebut di hotel hotel di Balidimana mereka telah menyerahkan properti dulu.

Baca Juga: Buruh PT Siantar Top Alami Kecelakaan Kerja, Speak Up ke Media. Langsung di Pecat

Halaman:

Editor: Iswin Arrizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Refleksi 1 Abad NU, Warga Nahdliyin Mesti Prestasi

Minggu, 5 Februari 2023 | 14:14 WIB

Gerindra "Murkah" Akan Perkarakan Satpol PP Sidoarjo

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:05 WIB
X