• Minggu, 29 Januari 2023

Pemkot Blitar Raih Penghargaan Sertifikasi Aset Daerah Tingkat Nasional dari KPK

- Kamis, 1 Desember 2022 | 20:22 WIB
Wali Kota Blitar Santoso menerima penghargaan sertifikasi aset daerah tingkat nasional dari Ketua KPK Firli Bahuri (foto ist)
Wali Kota Blitar Santoso menerima penghargaan sertifikasi aset daerah tingkat nasional dari Ketua KPK Firli Bahuri (foto ist)

BLITAR CAKRAWALA.CO - Pemerintah Kota Blitar berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional sebagai daerah yang mampu menyelesaikan sertifikasi aset daerah dengan capaian hingga 107 persen.

Buntut dari prestasi tersebut, Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd menerima Penghargaan Penyelesaian Tuntas Sertifikasi Tanah Pemda, Kamis (1/12/2022).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Komjen Pol. Firli Bahuri, M.Si dalam acara Pembukaan Hari Antikorupsi Sedunia di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Wali Kota Blitar melalui Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Saptono saat on air di Mahardhika FM menuturkan, Pemerintah Kota Blitar berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 897 aset dari total 965 aset yang dimiliki. Jumlah itu melampaui target yang diajukan oleh Pemerintah Kota Blitar kepada BPN, yakni sebanyak 835 aset.

Baca Juga: Kabar Baik di Tengah Gelombang PHK : 30 BUMN Buka Loker Bersama, Dibuka 1-7 Desember 2022

Baca Juga: HARITA Group Raih Penghargaan Kie Raha Awards dari Bank Indonesia

Menurut Widodo, keberhasilan tersebut tak lain adalah buah manis dari sinergitas Pemerintah Kota Blitar bersama Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Blitar, OPD, hingga camat dan lurah.

"Luar biasa support dan kerjasama dari BPN saat melakukan pengukuran. Target kita 835 aset, tapi yang disertifikasi bisa 897 aset," terang Widodo.

Disisi lain, prestasi ini juga menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Blitar dalam mengamankan dan mengelola aset daerah.

Konon, untuk menunjang realisasi pengamanan dan pengelolaan aset daerah harus diikuti dengan ketertiban administrasi hingga penatausahaan.

Halaman:

Editor: Eko Setiawan

Tags

Terkini

X