• Minggu, 5 Februari 2023

Demo Tolak Transformasi RUU Kesehatan, Saeroni Memastikan Tidak Ada Nakes Disangsi

- Rabu, 30 November 2022 | 11:05 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Dr Saeroni (Cakrawala.co/ag)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Dr Saeroni (Cakrawala.co/ag)

TRENGGALEK, CAKRAWALA.CO - Demo yang disebut aksi damai penyusunan penolakan RUU Kesehatan tersebut yang dilakukan perwakilan organisasi profesi pada Senin (28/11/2022) kemarin di Gedung DPRD Trenggalek, Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek memastikan tidak ada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terkena sangsi, karena mereka sudah ijin dengan pimpinan dan disetujui.

Sebelumnya beredar surat edaran dari Kementrian Kesehatan berupa imbauan bagi ASN dan pegawai dibawah naungan nya tidak diperkenankan mengikuti demo penolakan RUU Kesehatan.

Dalam keterangan resminya agar dokter mengutamakan pelayanan kepada pasien pada fasilitas kesehatan, serta tidak diperkenankan meninggalkan tugas memberikan pelayanan pada jam kerja tanpa ada alasan yang sah dan izin dari pemimpin satuan kerja.

Selain itu, pimpinan unit pelaksana teknis dan dokter yang meninggalkan pelayanan untuk mengikuti aksi damai juga akan dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca Juga: Cerita Unik Di Cianjur : Pesta Gay di Tengah Kota Santri Cianjur, Ada 200 Komunitas Gay di Sini

Menangapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan Keluarga berencana, dr.Saeroni menjelaskan, tidak semua nakes mengikuti aksi damai penolakan RUU kesehatan di Gedung DPRD Trenggalek dan dilakukan setelah selesai jam pelayanan.

"Tidak seluruh nakes turun karena ada pelayanan, kemudian dilaksanakan setelah selesai pelayanan. Jadi tidak menggangu pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya, Selasa, (29/11/2022).

Lebih lanjut Saeroni memastikan tidak ada nakes di Kabupaten Trenggalek yang terkena sangsi akibat dari aksi damai penolakan penyusunan RUU kesehatan tersebut karena sudah ijin kepada pimpinan dan mendapatkan ijin.

"Tidak ada sangsi karena kamarin sudah ijin untuk menyampaikan aspirasi tersebut, jadi pelayanan kesehatan di Kabupaten Trenggalek tetap jalan," ungkapnya.

Baca Juga: Organisasi Profesi Di Trenggalek Tolak Transformasi RUU Kesehatan

Halaman:

Editor: Agus Rianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gerindra "Murkah" Akan Perkarakan Satpol PP Sidoarjo

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:05 WIB
X