LP Ma'arif NU Gresik Siap Songsong Kurikulum Merdeka

- Sabtu, 26 November 2022 | 09:06 WIB
Peserta Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), bagi Madrasah dan Sekolah Ma’arif NU se-Kabupaten Gresik. Foto (Zen/cakrawala.co)
Peserta Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), bagi Madrasah dan Sekolah Ma’arif NU se-Kabupaten Gresik. Foto (Zen/cakrawala.co)

CAKRAWALA.CO - Menyambut pelaksanaan kurikulum merdeka pada satuan pendidikan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Gresik. Menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), bagi Madrasah dan Sekolah Ma’arif NU se-Kabupaten Gresik.

IKM ini diadakan, sebagai respon atas pemberlakuan dan penerapan kurikulum merdeka, yang akan dipraktikkan pada satuan pendidikan. Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Royal Orchid Hotel Kota Batu, Jum'at (25/11/2022).

Hadir pada kegiatan tersebut, Dewan Pakar LP Ma'arif NU Gresik Dr. H. Ahmad Jazuli, Ketua LP Maarif NU Cabang Gresik H. Muhammad Mujib, M.Pd serta Kepala Sekolah MI dan Waka Kurikulum dari Kecamatan Bungah, Ujung Pangkah dan Sidayu.

Baca Juga: Antisipasi Krisis Murid Baru, LP Maarif NU Gresik Desak Sekolah Negeri Patuhi Mekanisme PPDB

Wabup Gresik Bu Min menjelaskan, visi dan misi pendidikan di Kabupaten Gresik, mengacu pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik tahun 2021-2026. Melalui program Nawa Karsa, yang menjadi nafas pembangunan menuju Gresik Baru, memiliki 9 prioritas tematik salah satunya Gresik Cerdas.

"Beberapa kebijakan Pemerintah Kabupaten Gresik, dalam kemajuan pendidikan swasta melalui program Nawa Karsa sasaran Gresik cerdas. Secara umum tidak diskriminatif, diperuntukkan bagi pendidikan di lembaga negeri maupun swasta, "ungkap Bu Min.

Dikatakan, anggaran pembangunan infrastruktur, melalui pokok pikiran (Pokir) para anggota DPRD, ke lembaga swasta lebih besar, daripada yang diberikan ke lembaga negeri melalui RKA Dispendik.

Untuk itu, dengan diadakannya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ini agar kita lebih siap baik segi pembelajaran atau materi maupun sisi teknologi. "Dimana guru dihadapkan pada persaingan anak didik, anak-anak yang kita didik sekarang ini sudah bergelut dengan teknologi, "tambahnya.

Menurut Wabup, teknologi itu sekarang sudah digunakan oleh anak-anak untuk belajar ini menjadi tantangan kita bersama. Dengan kelonggaran pemerintah, yang memberikan kurikulum merdeka, tidak menuntut kemungkinan kita sendiri nantinya, yang akan ketinggalan dengan anak didik kita.

"Implementasi kurikulum merdeka bagi satuan pendidikan Ma’arif, Kepala Madrasah dan Sekolah. Harus memahami perubahan mendasar, pada kurikulum merdeka dan langkah implementasinya melalui instrumen pembelajaran, "tandasnya.

Halaman:

Editor: Mohammad Zaini

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Refleksi 1 Abad NU, Warga Nahdliyin Mesti Prestasi

Minggu, 5 Februari 2023 | 14:14 WIB

Gerindra "Murkah" Akan Perkarakan Satpol PP Sidoarjo

Kamis, 2 Februari 2023 | 17:05 WIB
X