Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah Sosialisasikan Penggunaan Obat Tradisional yang Aman dan Bermanfaat

- Minggu, 20 November 2022 | 07:55 WIB
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Damar Pramusinta saat menyampaikan sambutan (Ist)
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Damar Pramusinta saat menyampaikan sambutan (Ist)

PALANGKARAYA, CAKRAWALA.CO,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) melalu Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Sub Produksi, Distribusi dan Pelayanan Kefarmasian melakukan Pertemuan Sosialisasi Penggunaan Obat Tradisional yang Aman, Bermutu dan Bermanfaat, bertempat di Aula Bapelkes Palangka Raya, Rabu (15/11/2022).

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Damar Pramusinta mewakili Kepala Dinkes Prov. Kalteng saat membacakan sambutan mengatakan, Kalteng memiliki SDA yang kaya akan tanaman berkhasiat yang sering digunakan masyarakat 

Kalteng memiliki hutan yang kaya akan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dan dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri obat. Selain kaya akan tanaman berkhasiat, etnis asli suku Dayak di Kalteng juga memiliki kekayaan akan pengetahuan tradisional dalam hal pengobatan dengan menggunakan berbagai jenis tumbuhan hutan yang ada di sekitar mereka. Contoh beberapa tanaman yang berkhasiat diantaranya Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack), Saluang Belum (Luvunga sarmentosa (Bl.) Kurz), Bawang Dayak ((Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb),” ucap Damar.

Damar menjelaskan, pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, Obat Tradisional yang layak dikonsumsi dan dipasarkan adalah Obat Tradisional yang telah memenuhi syarat yaitu di buat dengan memenuhi Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik (CPOTB). 

Pemerintah Daerah melalui Dinkes Prov. Kalteng memiliki fasilitasi peralatan Pusat Pengolahan Pasca Panen Tanaman Obat (P4TO) sebagai salah satu upaya untuk memperoleh bahan baku obat tradisional yang sesuai standar yang dalam perkembangannya akan menjadi salah satu kawasan Pusat Pengembangan Obat Tradisional yang menjadi sarana edukasi wisata ekonomi bagi masyarakat dan penelitian/pengujian berkelanjutan.

"Pertemuan ini bertujuan untuk adanya koordinasi yang sinergis dalam upaya pengembangan obat tradisional di Prov. Kalteng, menguatkan pemahaman tentang pemanfaatan Obat Tradisonal yang baik serta melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha obat tradisional. Perlu adanya koordinasi secara berjenjang mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, dan daerah serta koordinasi lintas Provinsi, lintas sektor (sektor Pendidikan, sektor Industri), lintas bidang, lintas program sehingga pengembangan Obat Tradisional di Prov. Kalteng dapat berjalan secara sinergis terarah yang ke depannya memberikan efek manfaat," pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku usaha obat tradisional kota Palangka Raya, Instansi Terkait dan juga Puskesmas kota Palangka Raya.(red)

 

Sumber :mmc

Halaman:

Editor: Syaefurrahman Albanjary

Tags

Terkini

DPD SPSI Jalin Kolaborasi dengan AJV Kalteng

Selasa, 24 Januari 2023 | 13:41 WIB

Stunting di Kalteng Tahun 2024 15,38 Persen

Sabtu, 10 Desember 2022 | 06:30 WIB

Produksi Meroket, Kalteng Optimis Ekspor Ikan Patin

Jumat, 9 Desember 2022 | 05:33 WIB
X