Boyong Tombak Kyai Upas, Kado Spesial Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke 817

- Rabu, 9 November 2022 | 11:41 WIB
Prosesi boyongan pusaka Tombak Kyai Upas (foto tangkapan layar)
Prosesi boyongan pusaka Tombak Kyai Upas (foto tangkapan layar)


TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung menggelar prosesi boyongan pusaka Tombak Kyai Upas dari tempat penyimpanan di kantor Dinas Kearsipan Tulungagung menuju ke Griya Ndalem Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung pada Selasa, (8/11/2022) malam.

Boyongan pusaka tombak Kanjeng Kyai Upas yang diiringi kesenian Reog Kendang khas Kabupaten Tulungagung dilakukan secara adat Jawa dengan diikuti oleh tokoh budaya, barisan prajurit, putri dayang dan abdi dalem Wimbasara itu sebagai kado spesial Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-817.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tulungagung, Bambang Ermawan mengatakan, sejak dibelinya Griya Ndalem Kanjengan oleh Pemkab Tulungagung pada 29 Agustus 2022 lalu, saat ini secara resmi telah digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas dimana sebelumnya sejak tahun 2016 tombak pusaka tersebut disimpan di kantor Perpustakaan dan Kearsipan Tulungagung.

Baca Juga: Komisi A DPRD Sidoarjo Tanah Eks TKD Kelurahan Sepanjang yang Disewakan Anggaran Masuk ke Kas Daerah

“Tanah dan bangunan ini merupakan tempat asli penyimpanan pusaka Kanjeng Tombak Kyai Upas, dan sebagai tempat bersejarah peninggalan leluhur yang digunakan prosesi jamasan yang dilakukan tiap tahunnya pada bulan Suro semenjak Adipati Ngrowo ke - 4 yakni tahun 1824 oleh Raden Mas Tumenggung Peinggo Diningrat sebagai pewaris Tombak Pusaka Kyai Upas dari Mataram ke Kadipaten Ngrowo,” terang Bambang Hermawan.

Lanjut Bambang, sejak diserahkannya dari pewaris pusaka tersebut kepada Pemerintah Daerah Tulungagung pada tahun 2016 dan sampai saat ini, tempat penyimpanan pusaka tersebut beserta perlengkapan lainnya masih dititipkan di wilayah area kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kurang memenuhi standarisasi untuk penyimpanan dan sebagai tempat prosesi jamasan pusaka Kanjeng Tombak Kyai Upas.

“Selain sebagai aset Pemkab Tulungagung, nantinya akan digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka beserta perlengkapannya dan prosesi jamasan. Tempat ini juga sebagai destinasi wisata religi,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Berhasil Menangkap Dua Pemeran Video Esek-esek Kebaya Merah

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya prosesi boyongan Pusaka Kanjeng Tombak Kyai Upas. Bupati juga mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepatihan Tulungagung, keluarga Pringgo Kusuman, perangkat, aparat, Forkopimda dan seluruh OPD lingkup Pemkab Tulungagung yang hadir dalam acara itu.

“Alhamdulillah malam hari ini kita dapat melaksanakan prosesi boyongan pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas dengan lancar,” ucap Maryoto.

Halaman:

Editor: Eko Setiawan

Tags

Terkini

X