Saran DPRD Jabar Kepada Ridwan Kamil: Dibilang “maneh” Harus Tahan Mental

- Jumat, 17 Maret 2023 | 16:43 WIB
 (Foto : tangkapan layar/medsos)
(Foto : tangkapan layar/medsos)

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Kontroversi Pemecatan terhadap seorang guru honorere di Cirebon bernama Muhammad Sabil Fadhilah belum usai. Kini anggota DPRD Jawa Barat ikut me nimpali.

DPRD meminta Gubernur Ridwan Kamil legawa legawa dan kuat mental dengan tidak memperpanjang lagi persoalan itu ke permukaan. Maklum, media sosial memiliki dampak yang luar biasa terhadap berbagai segi kehidupan.

Banyak yang harus bersama belajar bagaimana menyikapinya, termasuk para pemimpin, para guru/pendidik dan orang tua.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya mengatakan, di era sekarang, seorang pejabat publik harus kuat mental, apalagi bermain media sosial.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Pengkritiknya Sebaiknya Tak Dipecat Tapi Nasi Sudah Jadi Bubur

"Karena prinsipnya, di era sekarang memang harus kuat mental. Khususnya pejabat publik yah, dia harus kuat mental kemudian juga punya mental untuk legawa," katanya kepada detikJabar, Kamis (16/3/2023).

Politikus PKS yang akrab disapa Gus Ahad itu meyakini RK tidak memiliki jiwa pendendam hingga melakukan proses-proses yang terbilang kejam untuk guru tersebut.

"Kalau untuk Pak Gubernur saya yakin tidak akan melakukan proses-proses dendam yang luar biasa," ungkapnya.

"Jangan sampai misalkan nge-bully lewat internet, atau menteror dan segala macam. Ini yang suka berlebihan di era sekarang, subjeknya enggak bermasalah, tapi temen-temennya yang bermasalah, temen-temen yang di medsos khususnya," ucapnya menambahkan.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Terus Genjot Keaktifan Peserta Untuk Wujudkan UHC yang nyata.

Guru Honorer Sabil Fadhilah dipecat oleh yayasana yang menaungi tempat mengajarnya SMK Telkom Sekar Wangi Cirebon dan SMK Minbaul Ulum. Pemecatan terjadi pada 14 Maret 2023, setelah disidang karena berkomunikasi dengan kata kasar, yakni dengan kata “maneh” yang artinya “kamu”.

Ketika itu Sabil mengkritik Ridwan Kamil (yang waktu itu memakai jas warna kuning) sebagai pejabat partai Golkar atau sebagai Gubernur.

"Dalam zoom ini, maneh teh keur jadi gubernur jabar ato kader partai ato pribadi @ridwankamil???? ("Dalam zoom ini, kamu lagi jadi gubernur atau kader partai atau pribadi)" tulis Sabil.
Komentar Sabil lalu dibalas Ridwan Kamil. "@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha (menurut kamu gimana)?" jawab Ridwan Kamil.

Setelah komentar ini banyak komentar yang dialamatkan kepada Sabil sebagai tidak sopan. Juga komentar kepada Ridwan Kamil yang terlalu baper.
Singkat kata Muhammad Sabil Fadilah dipecat dari tempat kerjanya. SK Pemecatan tercantum dalam Surat Keputusan Ketua Yayasan Miftahul Ullum, Nomor: 422/025/YMU-SK/III/2023 Tentang Pengakhiran Hubungan Kerja, Sabil diminta mengundurkan diri. */dbs

Halaman:

Editor: Iswin Arrizal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X