• Minggu, 27 November 2022

Zero Case di Desa Kawasi Buah dari Kedisplinan Warga

- Jumat, 17 Desember 2021 | 20:28 WIB
Pemeriksaan kesehatan warga Desa Kawasi
Pemeriksaan kesehatan warga Desa Kawasi

LABUHA,CAKRAWALA.CO-Desa Kawasi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, berhasil mencatatkan nol kasus Covid-19 selama tiga bulan terakhir.Keberhasilan itu merupakan hasil kerja sama warga dan Satgas Covid-19. Sejak April 2020, Satgas Covid-19 Desa Kawasi dan perusahaan HARITA Nickel aktif melakukan langkah 3T yaitu testing (pengujian), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan). Selain itu, sosialisasi 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak juga dilakukan kepada seluruh warga. Hal tersebut dibarengi dengan pemenuhan kebutuhan warga terhadap alat pelindung diri (APD) dan dukungan sembako untuk mengurangi beban selama pandemi.Akses keluar dan masuk Desa Kawasi juga dibatasi untuk sementara waktu. Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) didirikan di pelabuhan. Setiap warga yang berkunjung ke desa wajib melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) dan karantina hingga hasil tes keluar, biasanya selama 24 jam. Mereka yang terbukti positif akan diarahkan menuju tempat karantina terpisah yang sudah disediakan. Adapun segala kebutuhan mulai dari paramedis, alat uji dan laboratorium PCR, APD, tempat karantina, hingga penyediaan konsumsi bagi warga yang dikarantina, semua disediakan oleh pihak perusahaan. Catatan Satgas Covid-19 Desa Kawasi, sepanjang tahun 2021, sebanyak 1.140 warga masuk ke desa dengan temuan kasus positif kurang dari 7 persen. Temuan kasus tertinggi terjadi pada bulan Juli, saat gelombang kedua Covid-19 sedang terjadi secara nasional. Namun sejak September 2021, tidak ditemukan kasus positif atau Zero Case selama tiga bulan berturut-turut dari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan. Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kawasi, Reinhard Siar, Jumat 17 Desember 2021 mengatakan, kehadiran Satgas Covid-19 sejauh ini sangat terasa manfaatnya dalam pencegahan pandemi. “Selama dua tahun, ada tanda-tanda Covid-19 tetapi tidak berdampak fatal bagi masyarakat Desa Kawasi ,” ungkap Reinhard. Nihilnya kasus Covid-19 di Desa Kawasi selama tiga bulan terakhir ini juga tak lepas dari program vaksinasi. Satgas Covid-19 Desa Kawasi dan HARITA Nickel bekerja sama dengan Puskesmas Laiwui melakukan vaksinasi kepada ratusan warga di Desa Kawasi secara bertahap sejak akhir Juli 2021. Head of Health, Safety, and Environment HARITA Nickel, Tonny Gultom, mengatakan bahwa vaksin tersebut diberikan secara gratis sebagai dukungan terhadap program percepatan vaksinasi yang digagas oleh pemerintah. “Kami menyediakan 800 vaksin dosis pertama dan kedua untuk Desa Kawasi. Saat ini 93 persen dosis pertama telah diterima oleh masyarakat Desa Kawasi. Sedangkan dosis kedua sudah diterima oleh 55 persen warga,” ujar Tonny. Saat ini Satgas Covid-19 Desa Kawasi terus bersinergi dengan HARITA Nickel dalam melakukan pemulihan dari masa pandemi dan targetet 100 persen warga tervaksinasi terus dikejar untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap virus. Kewaspadaan terus ditingkatkan oleh Satgas Covid-19 dan HARITA Nickel dalam menghalau datangnya virus, terutama  varian Omicron yang kini tengah menjadi perbincangan global.(*)

Editor: Redaksi Maluku

Tags

Terkini

Wakil Walikota Bogor Dinyatakan Positif Covid 19

Sabtu, 5 Maret 2022 | 10:33 WIB

Kasus Covid 19 di Bogor Diprediksi Meningkat Pekan Ini

Jumat, 18 Februari 2022 | 07:37 WIB

SBT Capai Target 70.15 Persen Vaksinasi Covid-19

Senin, 31 Januari 2022 | 20:31 WIB
X