Beranda PERISTIWA Caleg TMS Gugat KPU di Bawaslu

Caleg TMS Gugat KPU di Bawaslu

0
BERBAGI
Herry Kereh Caleg Gerindra Yang Tidak Memenuhi Syarat (foto : cakrawala)
Herry Kereh Caleg Gerindra Yang Tidak Memenuhi Syarat (foto : cakrawala)

SULUT.MANADO.CAKRAWALA.CO.- Menyusul ditetapkan salah satu Bakal Calon Legilatif (Bacalon) yang Tidak Memenuhi Syarat oleh KPU Sulut, Herry Kereh dari Partai Gerindra. Maka Bacalon tersebut akhirnya menggugat KPU di Bawaslu Sulut, pada Jumat besok (10/8/2018).

Hal ini diungkapkan Herry Kereh, bahwa dia akan menggugat KPU Sulut, di Bawaslu.

“Saya menghormati keputusan KPU, tapi setelah saya membaca lampiran yang dikeluarkan KPU, dokumen persyaratan calon, dari syarat calon semuanya sudah saya penuhi, tapi yang mengherankan kenapa KPU TMS kan saya” Jelas Herry Kereh, Caleg Gerindra yang TMS, Kamis (9/8/2018) malam tadi.

Baca Juga  Pedagang Sapi Kurban Mulai Marak di Polewali

Lanjut Kereh, berdasarkan PKPU nomor 20 tahun 2018, Pasal 7 dicantumkan, sangat jelas bahwa mantan terpidana hanya diumumkan di media. Dan untuk masa tahanan, Kereh hanya 6 bulan. Sedangkan di Pasal 7, masa tahanan diatas 5 tahun. Dilarang untuk mencalonkan sebagai caleg.

Kereh menjelaskan, di PKPU nomor 20 tahun 2018 itu, tidak dicantumkan syarat calon, yang mantan terpidana korupsi dilarang untuk mencalonkan menjadi caleg.

“Semuanya saya sudah penuhi sesuai dengan syarat calon, jadi yang tidak memenuhi syarat di mana,” tegas Kereh.

Baca Juga  Prabowo-AHY : Pasangan Capres-Cawapres Rasa “LGBT”

Maka menurut Kereh, sebagai patokan di PKPU nomor 20 tahun 2018, partainya akan melakukan gugatan sengketa di Bawaslu. Karena ini sudah prosedur sesuai tahapan tahapan dalam proses di Pemilihan Umum ini.

“Saya bersama pengacara sedang menyusun gugatan, nanti Bawaslu yang akan menjadi hakim,” tandas Kereh.

Nanti di sidang nanti lanjut Kereh, Bawaslu yang akan menentukan, apakah dirinya memenuhi syarat atau tidak. Pasalnya, yang menjadi pegangan Gerindra untuk menggugat, yakni di PKPU nomor 20 tahun 2018 Pasal 7. (***) dianra

Bagaimana menurut Anda ?

komentar