• Jumat, 2 Desember 2022

Gerebeg Gunungan Ketupat Solo, Tandai Berakhirnya Hari Raya Lebaran

- Minggu, 2 Juli 2017 | 15:47 WIB

SOLO CAKRAWALA.CO ,- Ribuan warga Solo Jawa Tengah serta warga sekitarnya kembali berebut gunungan ketupat dalam Gerebeg Jaka Tingkir diacara puncak Syawalan yang  dipusatkan di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).  Warga meyakini ketupat dalam grebeg tersebut dapat mendatangkan berkah bagi siapapun yang mendapatkannya.

Sebelum gunungan diperebutkan oleh warga, para Pengageng Keraton Solo terlebih dulu mengantarkan doa, memohon keselamatan dan keberkahan. Setelah doa selesai dibacakan gunungan berisi ribuan ketupat langsung dibagi-bagikan oleh para Pengageng Kraton Solo kepada ribuan warga sudah menunggu dan memadati kawasan jurug sejak pagi, Minggu (2/7/2017).

Dengan antusias wargapun langsung berebut gunungan ketupat yang disebar oleh para pangageng Keraton Solo.

Suasanapun mendadak menjadi riuh, mulai anak anak, remaja hingga para orang tua tua nekat berdesakan untuk mendapatkan ketupat yang diyakininya dapat membawa keberkahan.

Yuni Astuti, salah satu warga asal Boyolali mengaku senang mendapatkan sebaran gunungan ketupat yang berhasil diraihnya. Ia  berangapan ketupat yang didapatnya akan membawa berkah.

“Ini saya kebagian ketupatnya semoga memberikan berkah buat keluarga kami,”Ucapnya.

Sukardi warga lainnya yang mengaku asal Solo menyebut sejak pagi sudah menunggu sebaran ketupat tersebut dan ia berharap mendapatkannya agar kecipratan berkahnya.

“Ketupat yang saya dapat ini saya dibagikan juga untuk istri dan anak anak dan saya biar sama-sama memakannya dan mendapat berkahnya,”Ujarnya penuh keyakinan

Sementara itu menurut kerabat Keraton Solo Kanjeng  KP  Winarno Kusumo  puncak Syawalan dengan menyebar ketupat dalam adat Jawa kupat berarti Aku Lepat atau mengaku salah.

“Tidak ada manusia yang suci, semua manusia berdosa, maka manusia harus sadar dan mematuhi perintah Sang Maha Kuasa untuk berpuasa dengan begitu dosanya diampuni dan kembali kepada segala yang suci dan bersih seperti makna Syawalan ini,”Paparnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Marah Tidak Selesaikan Masalah

Rabu, 7 Oktober 2020 | 09:03 WIB
X