Beranda INTERNASIONAL Boeing akan Rilis Saran Keselamatan 737 MAX

Boeing akan Rilis Saran Keselamatan 737 MAX

1
BERBAGI
Boeing akan Rilis Saran Keselamatan 737 MAX - image BOENG-640x360 on https://www.cakrawala.co
Pesawat Boeing 737 MAX 9 yang pertama parkir di pusat pengiriman Boeing, sebelum upacara penyerahan kepada Thai Lion Air, 21 Maret 2018. (Foto: AP)

JAKARTA CAKRAWALA.CO,- Boeing berencana mengirimkan buletin kepada maskapai penerbangan yang mengoperasikan pesawat jet penumpang 737 MAX paling cepat hari ini, Rabu (7/11).

Buletin tersebut akan berisi informasi mengenai prosedur untuk menangani kesalahan pembacaan di kokpit yang bisa menyebabkan pesawat terjun bebas, Reuters melaporkan, mengutip pernyataan sumber yang mendapat taklimat mengenai hal itu.

Saran keselamatan tersebut berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari penyelidikan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh pekan lalu dan menewaskan seluruh 189 penumpang dan awak, kata sumber tersebut.

Baca Juga  Gubernur Gorontalo Ikut Hadiri Dalam Apel Bersama Wanita TNI dan Polwan

Para ahli mengatakan saran itu bisa jadi berisi tentang “angle of attack” atau sudut serang. Sudut sayap relatif terhadap aliran udara yang melewati sayap. “Angle of attack'”  adalah ukuran untuk mengindikasikan apakah sebuah pesawat kemungkinan kehilangan daya angkat atau mengalami stall.

Para penyelidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan, Senin (5/11), bahwa indikator kecepatan udara pada pesawat Lion Air yang nahas itu rusak dalam empat penerbangan terakhir. Namun, otoritas AS berhati-hati menanggapi usulan pemeriksaan untuk seluruh armada.

Baca Juga  Pemprov DKI Binggung Atasi Aroma Bau Tak Sedap di Kali Item

Bloomberg News melaporkan rencana pengiriman Boeing mengirim buletin itu pada Selasa (6/11) dan mengatakan akan memperingatkan para pilot untuk mengikuti prosedur yang sudah berlaku untuk mengatasi masalah tersebut.

Boeing menolak memberikan komentar.

Perwakilan dari beberapa maskapai penerbangan yang mengoperasikan 737 MAX, antara lain SilkAir, yang merupakan anak perusahaan Singapore Airlines, Garuda Indonesia, dan maskapai asal Kanada, WestJet, mengatakan belum menerima buletin tersebut.*****

Sumber: VOA Indonesia

Bagaimana menurut Anda ?

komentar