Beranda PILEG KITA Bawaslu Cianjur Temukan Pemilih Belum Masuk DPT

Bawaslu Cianjur Temukan Pemilih Belum Masuk DPT

0
BERBAGI
Bawaslu Cianjur Temukan Pemilih Belum Masuk DPT - image  on https://www.cakrawala.co

CIANJUR,CAKRAWALA.CO- BADAN Pengawas Pemilu Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapati sebanyak 382.071 data pemilih potensial yang diasumsikan belum masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Bawaslu sudah memerintahkan ke semua pengawas pemilu di tingkat kecamatan agar segera melakukan faktualisasi terhadap data potensial pemilih tersebut.

“Dari DPT yang telah ditetapkan sebanyak 1.655.729 pemilih yang disahkan pada 13 September lalu, kira-kira akan kembali berubah. Di tengah perjalanan kami mendapatkan data potensial pemilih yang diasumsikan belum masuk DPT sebanyak 382.071 pemilih,” ungkap Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, usai rapat koordinasi penyempurnaan DPT di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Cianjur, kamis (8/11/18)

Baca Juga  Protes Ojek Online, Ratusan Sopir Lakukan Sweeping

Hadi menegaskan Bawaslu sudah menginstruksikan kepada seluruh pengawas tingkat kecamatan agar data pemilih potensial itu dimasukkan dalam rekomendasi saat dilaksanakan pleno serentak besok (hari ini). Ada dua konsekuensi jika data potensial pemilih tersebut dimasukkan dalam rekomendasi.

“Dua konsekuensi itu, bisa dimasukkan sebagai pemilih atau bisa dikeluarkan sebagai pemilih,” jelasnya.

Bawaslu Cianjur Temukan Pemilih Belum Masuk DPT - image  on https://www.cakrawala.co

 

Rapat pleno DPT hasil pencermatan tahap kedua di tingkat kecamatan akan dilaksanakan serentak sebelum digelarnya pleno di tingkat kabupaten pada 13 November nanti. Hadi mengatakan dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini (kamis, 8/11), petugas pengawas pemilu di tingkat kecamatan melaporkan tak sedikit data pemilih dalam DPT yang sudah ditetapkan dikategorikan tak memenuhi syarat (TMS).

Baca Juga  PWI Cianjur Siap Gelar Konfercab

“Misalnya ada yang sudah meninggal dunia ataupun pindah tapi masih terdata sebagai pemilih,” tuturnya.

Penyempurnaan data pemilih dalam DPT, ujar Hadi, merupakan satu di antara bentuk keseriusan Bawaslu Cianjur terhadap proses pengawasan tahapan pemilu. Utamanya menyangkut DPT yang konteksnya bukan hanya berbicara masalah angka saja.

“Tapi dalam DPT ada hak konsitusi warga negara yang harus kita lindungi,” tegas Hadi.

Hadi menandaskan data pemilih yang tak memenuhi syarat dalam DPT relatif masih cukup banyak. Misalnya seperti di Kecamatan Campaka mulya, terdapat 4 pemilih yang tak memenuhi syarat.

Baca Juga  Gus Ipul Himbau Pendukungnya Agar Tetap Santun

“Datanya tersebar di 32 kecamatan. Dari hasil laporan petugas pengawas di tiap kecamatan jumlah pemilih tak memenuhi syarat masih cukup banyak,” pungkasnya.***(tim)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar