Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Bang Ara akan Perjuangkan Petani Cianjur

Bang Ara akan Perjuangkan Petani Cianjur

1
SHARE

CIANJUR,CAKARAWALA.CO- RATUSAN petani yang berada di tiga kecamatan di kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendapat dukungan dari Maruarar Sirait. Hal itu disampaikan Ara ketika bertatap muka dengan para petani Cianjur. Bahkan anggota DPR RI itu juga akan mengfasilitasi para petani untuk mendapatkan kepastian lahan garapannya yang selama ini menjadi sumber kehidupan keluarganya.

Para petani mengaku, 900 hektar lahan yang selama ini dianggap terbengkalai telah digarap warga sejak bertahun tahun. Namun kini lahan tersebut diklaim oleh salah satu perusahaan dengan dalih telah memiliki izin resmi, bahkan para petani juga mendapatkan perlakukan tidak baik dari pihak perusahaan.

Untuk mendapatkan lahan yang terbagi di tiga kecamatan yaitu kecamatan Cibeber, Campaka dan kecamatan Campakamulya itu, berbagai cara telah ditempuh para petani agar bisa memiliki hak atau sertifikat atas lahan tersebut. Bahkan para petani juga sempat diusir dari lokasi lahan yang sedang digarap oleh aparat atas suruhan perusahaan.

Baca Juga  Debit Air Turun, Wisata Jangari Sepi

Rohmat salah seorang petani mengungkapkan, lahan dengan status HGU dan sudah terbengkalai sejak lama itu, telah digarapnya sejak setahun lalu, bahkan ada juga yang telah menggarap selama 5 tahun, “Kami bersama petani lainnya memanfaatkan lahan terlantar itu untuk kehidupan kami,” kata warga cibokor, cibeber itu.

Ditambahkan Rohmat, hal itu juga dilakukan oleh petani yang berada di dua kecamatan lainnya dengan menanam singkong, janggung serta pisang dilahan terlantar itu untuk kebutuah hidup sehari hari.

Semenatara itu, Yudi Junadi dari LBH Cianjur, salah seorang pendamping petani mengungkapkan, perusahan besar yang tidak memiliki pabrik, karyawan maupun fasilitas penunjang itu, mengklaim lahan tersebut walaupun HGUnya berlaku hingga tahun 2024.

Baca Juga  Kejurnas Motocross dan Powertrack Seri III Kota Banjar Akan Digelar Pekan Ini

“Lahan yang kembali di klaim perusahaan besar itu, sudah terlantar sejak beberapa tahun terakhir,” tutur Yudi Junadi.

Yudi juga mengatakan, sejak lahan yang sebelumnya ditanami teh tersebut digarap petani,pihak perusahaan mengunakan berbagai cara untuk menguasai kembali lahan itu. “Para petani diintimidasi dengan mengunakan aparat berseragam untuk mengusir dari lahan tersebut. Maka dari itu petani meminta kami melakukan advokasi dengan harapan mendapat haknya,” kata Yudi.

Menyikapi polemik itu, Maruarar anggota DPR RI dari Fraksi PDIP yang juga satu almamater dengan Yudi Junadi, mencari soliusi dan melakukan pertemuan dengan perwakilan petani.

Bahkan para petani berharap Maruarar Sirait dapat membantu para petani untuk mendapatkan haknya atas lahan yang sudah lama terlantar tersebut.

Bang Ara pangggilan akrab Maruarar Sirait yang akan maju kembali dari Dapil III Jabar, Cianjur-Bogor itu, berjanji akan mempertemukan pihak perusahaan dengan perwakilan petani yang selama ini belum pernah terwujud.

Baca Juga  Bupati Pemalang H Junaedi Menerima Kunjungan Sejumlah Siswa SD

“Lahan untuk petani merupakan program Presiden Jokowi yang sudah dilakukan diberbagai wilayah di Indonesia, Kita akan cari jalan keluarnya bagaimana petani mendapatkan haknya dan perusahaan tidak dirugikan,” kata Ara.

“ini juga akan dilakukan terhadap ribuan petani jaring terapung di Kecamatan Mande dan Cikalongkulon yang resah karena penertiban yang dilakukan petugas terkait program Citarum Harum,” tutup Maruarar Sirait. ***(d_hen)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar