Beranda PERISTIWA DESA KITA Anna Luthfie Beberkan Persoalan Lingkungan yang Dihadapi Saat Ini

Anna Luthfie Beberkan Persoalan Lingkungan yang Dihadapi Saat Ini

1
BERBAGI
Anna Luthfie Beberkan Persoalan Lingkungan yang Dihadapi Saat Ini - image  on https://www.cakrawala.co

CAKRAWALA.CO, SIDOARJO – Hari Lingkungan Hidup Indonesia jatuh pada hari Sabtu tanggal 10 Januari 2018. Kini masalah lingkungan harus berjalan dengan kebijakan organisasi/instansi dan gerakan pembangunan sumber daya manusia lainnya.

Anna Luthfie yang merupakan Pegiat Lingkungan mengatakan, banyak sekali persoalan lingkungan hidup maupun ekologi yang lebih luas sebagai dampak pembangunan. Sebut saja soal pencemaran, alih fungsi lahan hingga kelayakan hidup perkotaan. Lebih jauh ancaman ekologi berimbas pada sejumlah bencana alam.

“Tugas kita bersama dalam menangani masalah tersebut, haruslah mengajak semua masyarakat agar memiliki kesadaran terhadap lingkungan hidup. Contohnya salah satu gerakan penghijauan di lingkungan sekitar kita. Sebuah langkah sederhana, tapi apabila menjadi gerakan berjmaan akan punya andil positif terhadap penyelamatan lingkungan hidup,” ucapnya di Sidoarjo. Kamis, (10/01).

Baca Juga  Timnas Kalah, Menpora Menangis

Perspektif pembangunan acapkali mengabaikan kesimbangan ekologis. Dan sekarang mulai ditinggalkan. Negara maju mulai menekankan berbagai kebijakan pembangunan yang pro-ekologi. Kesadaran tersebut tumbuh dikalangan pengambil kebijakan maupun masyarakat umum. Inilah peran penting para pengambil kebijakan, baik sebagai pemerintah eksekutif maupun legislatif.

“Mendorong lahirnya kebijakan pro-ekologi lingkungan hidup menjadi misi yang penting untuk diperjuangkan bersama. Saya mengajak partisipasi seluas-luasnya secara berjamaah mengawal misi tersebut, tegas Anna.

Maka dari itu, Anna Luthfie yang juga merupakan Caleg DPRD Jatim dari PAN nomor urut 1 dapil Sidoarjo ini mengajak, kepada seluruh masyarakat di Sidoarjo melakukan berbagai kegiatan pro-lingkungan hidup. Salah satu contoh sederhana yaitu gerakan menanam sebagai bentuk dan wujud cinta tanah air,  menciptakan suasana lingkungan yang teduh dan hijau.

Baca Juga  Pemkab Cianjur Siapkan Aturan Larangan Siswa Bawa Motor

“Dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong dan kritis, untuk kemudian diselamatkan dan direhabilitasi guna mempertahankan dan menjaga lingkungan dari panen bencana  banjir dan longsor.

Terakhir, melakukan gerakan menanam, yang merupakan ikhtiar dan usaha di dalam rangka menjaga dan melestarikan Alam. Alam yang lestari akan melahirkan harmoni alam  semesta demi generasi kedepan. Inilah misi pembangunan keberlanjutan yang pro-lingkungan hidup yang semestinya diperjuangkan bersama,” tandasnya. (ari)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar