Home PERISTIWA DESA KITA 60 Persen Wilayah Kota Gorontalo Bebas Kumuh

60 Persen Wilayah Kota Gorontalo Bebas Kumuh

0
SHARE
60 Persen Wilayah Kota Gorontalo Bebas Kumuh - image  on https://www.cakrawala.co
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Saat Meninjau Lokasi Yang Bebas Kumuh.

GORONTALO CAKRAWALA.CO – Pemerintah Kota Gorontalo telah berhasil merealisasikan program KOTAKU, Kota Tanpa Kumuh. Dari luas wilayah 225 Ha yang tergolong kumuh, kini telah dibenahi sebesar 60 persen oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Keberhasilan diraih Dinas Perkim Kota Gorontalo, yang tersebar di sejumlah titik dikunjungi langsung Wali Kota Gorontalo Marten Taha. Juga jajaran pajabat Pemerintah Kota Gorontalo, diantaranya Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid. Serta, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Perkim, Kasatpol PP, Inspektur, Kabag Pembangunan, Camat Kota Selatan, Camat Kota Timur dan Camat Hulonthalangi.

Baca Juga  "Presidennya Kemana Kapolrinya Harus Ikut"

“Kunjungan kerja ini, kami mulai dari Wilayah Kelurahan Donggala, kedua Kelurahan Heledulaa Utara, ketiga Kelurahan Limba B dan terkhir Kelurahan Limba U 1. Dan hasil kunjungan itu, semua pengerjaan proyek yang dilaksanakan melalui Program KOTAKU ini, selesai sesuai target yang sudah ditentukan. Bahkan kualitas pengerjaan proyek fisik ini, sangat memuaskan dan sudah di gunakan oleh masyarakat masing-masing kelurahan,” ujar Marten.

Sementara itu Kadis Perkim Kota Gorontalo Meydi Silengan, menjelaskan secara rinci bahwa, Program KOTAKU ini adalah upaya strategis yang di kolaborasi Kementerian PUPR, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat. Dalam rangka percepatan penanganan permukiman kumuh yang diwujudkan melalui gerakan 100-0-100, yakni seratus persen air bersih, Nol persen kumuh dan seratus persen sanitasi.

Baca Juga  SPN Mulai Didik Calon Bintara, Ini Kata Gubernur Gorontalo

“Lewat program ini, masyarakat bisa menikmati infrastruktur yang lebih baik. Jalan-jalan yang tadinya sering becek sudah dibenahi dan dilengkapi drainase. Permukiman penduduk pun lebih tertata. Kehidupan masyarakat semakin nyaman di tengah-tengah lingkungan bersih, apik dan sehat. Setelah pekerjaan tersebut kelar tentunya peran masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga dan memelihara fasilitas yang ada, agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” pungkas Novi.****

Bagaimana menurut Anda ?

komentar