Beranda PERISTIWA Soal Terminal Bayangan di DKI, LP2AD Tegaskan Gubernur Anies Genjot Petugas Perhubungan

Soal Terminal Bayangan di DKI, LP2AD Tegaskan Gubernur Anies Genjot Petugas Perhubungan

1
BERBAGI

Soal Terminal Bayangan di DKI, LP2AD Tegaskan Gubernur Anies Genjot Petugas Perhubungan - image 1x1.trans on https://www.cakrawala.co

Jakarta, Cakrawala.co- Pemprov DKI Jakarta, menghimbau masyarakat yang hendak mudik menaiki angkutan umum di terminal resmi yang sudah disediakan Pemerintah.

“Kita harapkan masyarakat yang akan mudik menggunakan terminal yang resmi. Jangan naik di terminal bayangan,” ujar Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno (Sandi) kepada Wartawan belum lama ini.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan juga melakukan peninjauan arus mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakpus.

Ia berharap warga yang ingin mudik dapat menggunakan kereta api agar mendapatkan pelayanan yang baik.

Baca Juga  Avanza Pemudik Tubruk Pemotor Gara gara Pecah Ban

“Kita ingin warga Ibukota yang mudik menggunakan bus hingga selamat sampai tujuan. Termasuk memastikan pengemudinya fit, sehat tanpa masalah. Sehingga bisa mengemudikan dengan baik. Oleh karenanya gunakanlah transportasi massal untuk arus mudik dan arus balik yang nyaman dan aman khususnya bus dan kereta api,” ucapnya, Minggu (10/06/2018) lalu.

Menyikapi soal terminal bayangan, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu mengkirik habis Pemprov DKI Jakarta yang lamban menyikapi persoalan tentang menjamurnya terminal bayangan di DKI Jakarta.

Baca Juga  CongQ Rilis Komunitas ‘Sahabat Boy Rafli’ Secara Nasional

“Pemrov DKI Jakarta, soal terminal bayangan. Jangan hanya cuma menghimbau saja. Seharusnya Anies-Sandi menggenjot petugas perhubungan agar menindak tegas terminal bayangan yang gentayangan di Jakarta khususnyadi wilayah Jakpus,” tegasnya, Rabu (13/06/2018).

Ia menambahkan, sudah jelas ada Peraturan Daerah (Perda) nomor: 5 tahun 2014 tentang transportasi. Menaiki dan menurunkan penumpang harusnya ditempat terminal yang resmi. “Kita tegaskan Anies-Sandi dapat menyikapinya dengan cerdas,“ tandasnya. (Van)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar