Beranda NASIONAL Diduga Double Anggaran Terjadi Pada Proyek Jalan Nasional Wilayah 1 Kalteng

Diduga Double Anggaran Terjadi Pada Proyek Jalan Nasional Wilayah 1 Kalteng

1
BERBAGI
Diduga Double Anggaran Terjadi Pada Proyek Jalan Nasional Wilayah 1 Kalteng - image  on https://www.cakrawala.co

LAMANDAU KALTENG CAKRAWALA.CO ,-
Pembangunan ruas jalan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat (PUPR) dengan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah 1 Propinsi Kalteng (PPK) Batas propinsi Kalbar-Kudangan-Panopa-Kujan-Runtu dan Simpang Runtu dengan total pekerjaan Rp.16.249.997.000 yang dimulai pada tanggal 24 Januari 2017 dan berakhir 19 Desember 2017 ternyata sudah menyisakan kerusakan.

Jalan yang dikerjakan oleh PT. Serasi Mandiri Perkasa Pangkalanbun dengan ruang lingkup pekerjaan rehabilitasi di Simpang Runtu serta pemeliharaan rutinnya dengan rentan waktu 365 hari kerja masih menyisakan kerusakan jalan yang berada di Simpang Runtu.

Baca Juga  Polisi Tangkap 14 Pendemo di Depan Istana

Sulitnya menghubungi Petugas Satker dan pihak kontraktor pada proyek jalan tersebut membuat warga kesulitan untuk mengetahui penyebab jalan yang seharuanya sudah bagus tersebut tapi kenyataanya masih tetap rusak.

Para warga pemakai jalan banyak yang kesal dan mengeluhkan dengan kerusakan di ruas jalan tersebut, selain karena dikerjakan asal asalan juga waktu pengerjaan molor atau tidak tepat waktu.

Berdasarkan catatan dan informasi yang diperoleh dilapangan seharusnya jalan tersebut sudah rampaung proyeknya pada
19 Desember 2017 lalu.

Kini malah kucuran dana pemerintah berikutnya sudah turun kembali dengan dana alokasi pekerjaan yang sama, sehingga laporan pertanggung jawabannya dalam pelaksanaan tersebut belum tuntas.

Baca Juga  Kebakaran Kejutkan Warga, Beruntung Ada Ronda Malam

Baik rehabilitasi jalan yang dikerjakan di Simpang Runtu sepanjang 2 KM maupun untuk pemeliharaan rutinnya sepanjang 6.41 KM diduga terjadi double anggaran, sehingga kemungkinannya ada dana yang bisa saja diselewengkan.

Bahkan informasi dilaangan menyebutkan untuk pelaksanaan kerjanya di tempat pekerjaan yang sama Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 propinsi Kalteng PPK Batas propinsi Kalbar-Kudangan-Panopa-Kujan-Runtu dan Simpang Runtu sudah mengalir dana lebih besar dari anggaran tahun 2017 lalu.

Saat hendak dikonfirmasi dengan pihak Balai yakni H.Mawardi selalu tidak berada ditempat, kuat dugaan sengaja selalu menghindar dari para Jurnalis agar mereka aman dan luput dari pemberitaan, padahal warga sudah mengetahui dan butuh transparansi. ***( HT )

Bagaimana menurut Anda ?

komentar