Beranda PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL Bayi Hasil Hubungan Gelap Seorang Janda Tewas Saat Akan Dimandikan

Bayi Hasil Hubungan Gelap Seorang Janda Tewas Saat Akan Dimandikan

0
BERBAGI
Bayi Hasil Hubungan Gelap Seorang Janda Tewas Saat Akan Dimandikan - image  on https://www.cakrawala.co
Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna didampingi Kasat Reskrim AKP Auliya Djabar, saat rilis penangkapan pelaku pembunuhan, foto JMB

GARUT JABAR CAKRAWALA.CO , – Seorang Janda berinisial S (38) terpaksa harus beruusan dengan Polisi dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut, Jawa Barat.

Janda S, warga Kecamatan Karangpawitan, Garut ini diduga telah melakukan kelalaian hingga menyebabkan bayi yang dikandungnya hasil hubungan gelap meninggal dunia didalam tempat air yang biasa digunakan untuk memandikan bayi.

Peristiwanya terjadi pada 31 Maret 2018 lalu, kala itu S melahirkan bayi yang dikandungnya secara sembunyi-sembunyi di kamar mandi tanpa bantuan bidan ataupun orang lain.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 31 Maret 2018 lalu dimana S melahirkan seorang bayi didalam kamar mandi umum.

Baca Juga  Beredar di Garut, Pupuk Urea Masa Edar Kadaluarsa

“Karena kelalaian si S ini yang melahirkan sendiri tanpa mendapat bantuan dari orang lain atau ahli, saat itu ia akan memandikan bayi usai melahirkan namun ia pingsan hingga sang bayi masuk kedalam ember jolang dan terendam air,”Kata AKBP Budi Satria Wiguna, Senin (16/4/2018).

Menurut Budi kemungkinan S ini pingsan karena kehabisan banyak darah saat melahirkan sendiri. ” bayinya berjenis kelamin perempuan, Bayi itu masuk kedalam jolang berisi air sekitar tiga perempat dalam jolang itu,”tuturnya.

Sang Ibu atau di S ini lanjut Kapolres baru menyadari dan mengetahui bayinya sudah meninggal saat ia kembali siuman dari pingsannya. “bayinya diketahui sudah meninggal dunia saat S siuman,” ujarnya.

Baca Juga  Musim Kemarau Warga Pacor Kota Banjar Krisis Air Bersih

Kapolres Budi menambahkan saat mengetahui bayinya telah meninggal dunia,  S berupaya menutupi jejaknya dengan memasukan bayi berukuran 50 centimeter itu kedalam kantong kresek hitam.

“Oleh S, kresek yang berisi bayi tersebut disimpan di dapur rumahnya, lalu keesokan harinya dibuang ke saluran irigasi di sekitar rumahnya yang kemudian ditemukan oleh warga sekitar,”paparnya.

Berawal dari peneuan mayat bayi dalam kreras itulah, petugas Kepolisian imbuh Budi, langsung melakukan penyelidikan, dan hasilnya diketahui kalau bayi tersebut dilahirkan oleh S yang merupakan seorang janda yang melahiran dari hubungan gelap dengan pasangannya.

Baca Juga  Polisi Sita 8 Perusahaan Bos Firts Travel

“Saat itu juga kita langsung membawa S ke Mapolres Garut untuk diperiksa lebih lanjut, dan memang S mengaku semua perbuatannya,”ujarnya.

Untuk pasangan kumpul kebo S, diakui Kapolres saat ini pihaknya tengah mencari keberadaannya untuk ikut diperiksa. Sementara, S oleh pihak kepolisian dijerat pasal tentang kelalaian hingga menyebabkan bayi meninggal dunia.

“Untuk tersangka S kita jerat pasal 359 dan 181 kitab undang-undang hukum pidana akibat kelalaiannya dalam melahirkan hingga menyebabkan bayinya meninggal dunia. Untuk ancaman hukumanyannya minimal satu tahun dan maksimal lima tahun,”tukasnya.***JMB

Bagaimana menurut Anda ?

komentar