Beranda NASIONAL Arzeti Ajak Masyarakat Surabaya Bebaskan Mangrove Dari Sampah

Arzeti Ajak Masyarakat Surabaya Bebaskan Mangrove Dari Sampah

0
BERBAGI
Arzeti Ajak Masyarakat Surabaya Bebaskan Mangrove Dari Sampah - image IMG20180123094047-640x480 on https://www.cakrawala.co

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Anggota Komisi X DPR RI, Arzeti Bilbina, SE, mengajak masyarakat Jawa-Timur Khususnya Surabaya agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Hal tersebut dikarenakan banyak ditemukan plastik di hutan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya pada Senin (23/1/2018)

Bersama mahasiswa, masyarakat, komunitas nol sampah dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Arzeti memungut sampah di hutang Mangrove Wonorejo, Surabaya. “kita lihat sendiri musuh terbesar Mangrove adalah sampah yang banyak kita temui saat menyusur sungai dengan perahu. Sangat dibutuhkan pelestarian Mangrove ini dimulai dari diri kita menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik,” ujar Ibu tiga anak ini.

Baca Juga  Ratusan Rumah Warga di Nanga Bulik Masih Terendam Banjir

Bersama Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Prof. Dr. H.M. Ahman Sya. Arzeti tampak tak takut kotor mengambil sampah lalu dimasukan ke dalam karung plastik berukuran besar.

Arzeti Ajak Masyarakat Surabaya Bebaskan Mangrove Dari Sampah - image IMG20180123101017-300x225 on https://www.cakrawala.co
Memungut sampah di hutan Mangrove Surabaya. (foto:rizal)

“lingkungan yang bersih itu dimulai dari kita untuk menjaga kebersihan, kalau kita sendiri tidak mau menjaga bagaimana mau terlihat indah. Saat ini tangan kita kotor dan kotor tangan kita menjadi bagian pembelajaran,” tegasnya saat diwawancarai awak media di hutan mangrove Surabaya.

Sementara itu Wawan Some, ketua komunitas nol sampah menunjukkan tanaman-tanaman mangrove yang ada serta aneka satwa termasuk burung-burung yang hidup di antaranya cukup banyak ditemui. “Petani tambak disini mulai sadar bahwa fungsi mangrove berpengaruh pada hasil penen tambak,” kata Wawan.

Baca Juga  Viral, Video Anak-anak Lumajang Mengejar Penampakan Kuntilanak

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Prof. Dr. H.M. Ahman Sya mengatakan. Hutan Mangrove di Surabaya ini merupakan salah satu model yang nanti bisa dikembangkan pariwisata berbasis masyarakat. Potensi alamnya, partisipasi mayarakatnya, dukungan pemerintah, komunitas dan media berbarengan akan bisa menciptakan destinasi wisata unggulan.

“masyarakat itulah yang akan di garda terdepan untuk memajukan pariwisata. Kalo itu sudah terjadi berbagai tujuan didalam pembangunan pariwisata apakah itu sapta pesona maupun gerakan-gerakan sadar wisata akan tumbuh dengan sendirinya. Dan kalo pariwisata sudah menjadi komitmen bersama darisitulah pintu kesejahteraan masyarakat di sekitar Magrove akan dirasakan manfaatnya, ” tutur Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI.  (rizal)

Baca Juga  Bea Cukai Juanda Tangkap Dua Pelaku dan Amankan 3 Kg Shabu

 

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar