Beranda PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL 3 Pelaku Pembunuhan Pasutri Bendungan Hilir Ditangkap

3 Pelaku Pembunuhan Pasutri Bendungan Hilir Ditangkap

0
BERBAGI
3 Pelaku Pembunuhan Pasutri Bendungan Hilir Ditangkap - image  on https://www.cakrawala.co
Polisi menunjukkan dua tersangka dan barang bukti di Polda Jateng (foto: arif)

SEMARANG, CAKRAWALA.CO,- Polisi akhirnya berhasil menangkap 3 tersangka pelaku pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri), asal Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Husni (58) dan Zakiyah (53) yang jenazahnya ditemukan warga di Sungai Klawing Purbalingga Jateng.

Ketiga tersangka adalah mantan pegawai korban. Mereka ditangkap hari Selasa (12/9/2017) malam kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB, di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Satu tersangka ditembak mati, karena berusaha melawan saat diminta menunjukan lokasi penjualan emas hasil rampokan di daerah Kudus, Jawa Tengah.

Demikian keterangan Kasubdit VI Ranmor Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus, saat menggelar jumpa pers di Rumah Sakit Bayangkara, Semarang, Rabu Siang (13/9/2017).

Baca Juga  Ribuan Muslim Manado Tuntut Resolusi Rohingya ke Pemerintah

Menurut Antonius, para tersangka masing masing adalah Ahmad Zulkifli, warga Tangerang, Sutarto, warga Grobogan dan Engkus, warga Ciamis. Ketiganya ditangkap saat sedang berfoya-foya menikmati hasil rampokan di sebuah hotel di Kawasan Grobogan, Jawa Tengah.

“Saat kami tangkap ketiganya sedang berkaraoke dan dalam kondisi pengaruh minuman keras”, ungkap Antonius.

Selanjutnya ketiga tersangka kami bawa untuk menunjukkan lokasi penjualan perhiasan hasil rampokan. Namun saat dalam perjalanan menuju lokasi rumah penadah di wilayah Kudus, Zulkifli berusaha melawan, sehingga polisi akhirnya melumpuhkannya.

Baca Juga  Manuver Menko Luhut di Meikarta

Zulkifli akhirnya tewas, setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. “Zul terpaksa ditembak, karena berontak dan menyerang petugas”, tegas Antonius

Dari tangan para tersangka disita barang hasil rampokan yang dijarah dari rumah korban, berupa sejumlah arloji, handphone, kartu atm, sertifikat tanah dan surat surat berharga. Polisi juga menyita uang sebanyak seratus juta rupiah hasil penjualan perhiasan korban. (arif)

 

 

Bagaimana menurut Anda ?

komentar