Beranda NASIONAL Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi

Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi

0
BERBAGI
Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi - image  on https://www.cakrawala.co
Mbah H. Chalimi (kiri) dan anakny H. Amin Syahri (kanan) saksi pengubur granat kemerdekaan (foto: istimewa)

BANJARNEGARA – JATENG, CAKRAWALA.CO,- Para pembuat batu bata dengan cara menggali tanah di Banjarnegara, khususnya di desa Kebanaran, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara (Jawa Tengah) musti hati-hati. Sebab, diduga masih ada kuburan granat di kawasan ini.

Haji Chalimi adalah saksi kunci yang bisa mengkonfirmasi adanya kuburan granat sisa perang kemerdekaan. Chalimi seorang veteran yang saat ini berusia 90-an tahun menceritakan bahwa ia dan kawan-kawannya memang mengubur granat di dua lokasi.

Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi - image  on https://www.cakrawala.co
Penggalian tanah untuk batu bata di Kebanaran, Mandiraja, Banjarnegara (foto: Ahmad Sobari)

Satu lokasi kuburan granat berada di dekat kuburan Babakan, yang letaknya sekitar 100 meter di belakang rumah  almarhum Pak Sutarmo yang juga seorang veteran. Satu tempat lagi sekitar 200 meter di depan rumah Pak Sutarmo. Lokasi yang kedua ini, saat ini adalah belakang Sekolah Dasar Negeri Kebanaran, yang sudah jadi lapangan sepakbola.

Chalimi juga menceritakan bahwa ada senjata organik tapi diserahkan kepada pemerintah.

Sebelumnya seorang bernama Selam atau nama aslinya Riyanto menemukan 29 granat aktif di penggalian tanah untuk batu bata pada Sabtu 19/8/2017, dan polisi dari Polsek Mandiraja mengamankannya Minggu 20/8/2017.

Baca Juga  Di Puncak HUT Sulsel ke 348, SYL Ucapkan Terima Kasih ke Agus AN

 

Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi - image  on https://www.cakrawala.co
Granat aktif yang ditemukan di Kebanaran, Mandiraja, Banjarnegara. Diduga sisa kemerdekaan (foto: Syaeful).

Kebanaran adalah Markas Pejuang

 

Penemuan granat ini mulai menguak misteri daerah apa sesungguhnya Kebanaran ini saat perang kemerdekaan.  Bahkan jauh sebelumnya, ketika runtuhnya Majapahit dan berkembangnya Kerajaan Mataram Islam tahun 1600an.

Salah satu saksi sejarah adalah kuburan Kedung Lumbu. Menurut riwayat, di sinilah Ki Ageng Penjawi dimakamkan. Ki Ageng Penjawi adalah adalah keturunan ke 5 dari Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) dan keturunan Sunan Kalijaga.

Ki Ageng Penjawi adalah pendiri Kadipaten Pesantenan (Pati) tahun1577. Ia digantikan oleh anaknya, Adipati Pragola yang dikenal sakti dan gagah berani sehingga berani mbalelo melawan Mataram yang dipimpin Panembahan Senopati  tahun 1587 yang tak lain kakak sepupu dan juga kakak iparnya. Dikatakan kakak ipar, karena  Panembahan Senopati atau nama lain Sutowijoyo, memperistri putri pertama Ki Ageng Penjawi, Ratu Waskito Jawi.

Baca Juga  Sakit Hati Dipecat, Karyawan Unimal Nekad Bakar Gedung Rektorat

Akibat pemberontakan Pati terhadap Mataram (1600), Ki Ageng Penjawi yang pada masanya sebagai Pujangga Mataram, terpaksa harus meninggalkan keraton tersebut.

Sebagai orang tua, Ki Ageng Penjawi tak bisa memihak antara satu dan yang lain. Ia memilih menyingkir ke “mancanegara” di Banyumas (mungkin maksudnya adalah Banjarnegara), sampai akhirnya tinggal, bermasyarakat dan menyusun kekuatan sampai meninggal di Kedung Lumbu, desa Kebanaran, kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.

 

Makam Ki Ageng Penjawi

Tentang siapa Ki Ageng Penjawi dan apakah benar dimakamkan di Kedung Lumbu, perlu  ditelusuri lagi. Sebab di Pati Jawa Tengah juga ada Makam Ki Ageng Penjawi di sekitar Desa Randukuning (sebelah barat Desa Parenggan), Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, dalam kondisi tidak terawat.

Namun jika merunut perang saudara antara Kadipaten Pesantenan (Pati) dengan Mataram yang menyebabkan Ki Ageng Penjawi menyingkir ke mancanegara (Banjarnegara), maka besar kemungkinan bahwa Ki Ageng Penjawi dan sebagian keturunannya yang lain serta beberapa pasukannya dimakamkan di Kedung Lumbu.

Baca Juga  Presiden Minta Pelayanan Publik Kepolisian Berbasis Digital

Dengan demikian yang di Pati adalah hanya petilasan atau memang menjadi makam keluarga Ki Ageng Penjawi yang lain.

Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi - image Makam-Kedunglumbu-300x183 on https://www.cakrawala.co
Makam Ki Ageng Penjawi di Kedung Lumbu Desa Kebanaran, Mandiraja, Banjarnegara (foto: istimewa)
Awas! Ada Lagi Granat di Luar Makam Ki Ageng Penjawi - image makam-ki-ageng-penjawi-di-pati-300x197 on https://www.cakrawala.co
Makam Ki Ageng Penjawi di Pati (foto: direktori Pati)

Makam Kedung Lumbu di Banjarnegara hanya sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan 29 granat. Lokasi ini dikenal kawasan kuburan Babakan di Pringtali (kuburan lain selain Kedung Lumbu). Artinya kawasan ini jaman dahulu adalah markas para pejuang, yang digembleng oleh Ki Ageng Penjawi, baik untuk merebut kembali Kadipaten Pesantenan (Pati), ataupun perlawanan terhadap penjajah Belanda dan Jepang di kemudian hari. Bibit-bibit ilmu agama dan kanuragan serta semangat juangnya telah ditularkan secara turun temurun di masyarakat sekitar. (Syaefurrahman Al-Banjary).

Bagaimana menurut Anda ?

komentar