Home PERISTIWA HUKUM & KRIMINAL 13 Geng Motor Diringkus, Kapolres Bersama Dandim 0608 Cianjur  Sepakat Berantas Geng...

13 Geng Motor Diringkus, Kapolres Bersama Dandim 0608 Cianjur  Sepakat Berantas Geng Motor

1
SHARE

CIANJUR,CAKRAWALA.CO- Tim Khusus Satreskrim Polres Cianjur, Jawa Barat berhasil meringkus 13 orang anggota geng motor yang sering meresahkan di wilayah hukum  Polres Cianjur. Ke 13 orang yang masih berusia remaja itu ditangkap dibeberapa tempat berbeda

Menurut Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, pengejaran dan penangkapan anggota geng motor dilakukan oleh Tim Khusus yang di pimpin Iptu Badru Salam itu selama empat hari.

Kapolres bersama Dandim 0608 Cianjur memperlihatkan barang bukti yang berhasil disita

“Kami masif melakukan pengejaran dalam waktu tidak kurang dari empat hari mengamankan 13 orang geng motor,” terang Kapolres Cianjur AKB Soliyah saat menggelar ekspose pengungkapan kasus geng motor di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur, kamis ( 14/2/2019).

Anggota geng motor yang tergabung dalam komunitas berbeda-beda. Seperti Grab on Road (GBR), Moon Raker, serta Exalt to Cotious (XTC). Sengaja diekspose dan digelar di sekitar Bundaran Tugu Lampu Gentur. Mereka sengaja ‘dipajang’ di ruang publik agar diketahui masyarakat umum.

Baca Juga  Bantuan Rumah Sehat, Nelson: Ini Komitmen Pemkab Gorontalo

“Aksi yang sempat jadi viral terjadi Haurwangi. Tersangkanya sudah kami amankan, mereka kami tangkap di empat lokasi berbeda yakni di Irhanda (Jalan Ir H Juanda), Warungkondang, Pacet, dan Haurwangi, “terang Soliyah.

Anggota geng motor yang berhasil ditangkap

Selain mengamankan 13 tersangka anggota geng motor, Timsus Satreskrim Polres Cianjur juga mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor dan berbagai jenis senjata tajam seperti celurit, golok, dan lainnya. “Tindakan tegas terukur, perlu dilakukan mengingat aksi geng motor di wilayah hukum Polres Cianjur sudah meresahkan,” tegas Kapolres Cianjur.

Lanjut Kapolres Cianjur, dalam menjalankan aksinya, mereka itu merebut motor dengan mengacung-acungkan senjata atau mengancam korban. Mereka tak segan membacok korbannya terus kabur. Ada empat orang korban dengan rata-rata mengalami luka bacok. Ada yang sampai mendapat luka 12 jahitan. Korbannya dipilih secara acak,” ungkap Soliyah.

Baca Juga  Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Pembunuh Mahasiswa Akper Garut Pasrah

Penanganan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Cianjur melibatkan juga jajaran TNI. Soliyah mengaku sudah berkomitmen dengan Kodim 0608 Cianjur untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku kejahatan jalanan.

“Bersama Kodim 0608 Cianjur, kami akan masif memberantas geng-geng motor. Apalagi saat ini memasuki era politik. Saya dan pak Dandim berkomitmen menjaga kondusivitas keamanan,” pungkasnya.

Mereka yang diringkus itu terancam dijerat hukuman maksimal. Bahkan AKBP Soliyah tidak memberikan toleransi bagi para pelaku kejahatan jalanan tersebut.

“Karena ada beberapa modus operandi, ancaman hukumannya berbeda-beda. Untuk tersangka curas dijerat pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara, tersangka pengeroyokan dijerat Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara, dan tersangka penganiayaan dijerat Pasal 351 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun,” pungkasnya.

Baca Juga  Tinggalkan "Pasti", PKB Garut Dukung "Masagi"
Dandim 0608 Letkol Inf Rendra bersama Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto

Sementara itu, Dandim 0608 Cianjur Letkol Rendra Dwi Ardhani mengaku sepakat dengan Polres Cianjur dan Pemkab Cianjur memerangi geng motor atau kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Pihaknya tidak ada memberikan toleransi bagi siapapun yang berupaya mengancam situasi dan kondisi keamanan.

“Kami sepakat perangi geng motor dan kejahatan lainnya yang bisa mengancam kondusivitas keamanan di Cianjur. Kami imbau orangtua yang memiliki anak remaja, agar selalu mengawasi dan mengontrol aktivitas anak mereka di luar,” pungkasnya.***(d_hen)

Bagaimana menurut Anda ?

komentar